Lost in Translation

Tiba di dormitory, kami sudah disambut oleh ‘buddy’ kami yang siap membantu proses check in ke dormitory. Saat itu pukul 15.50, berarti sekitar 5 jam perjalanan dari bandara, wow! Bahkan saya sudah lupa berapa kali saya terbangun dan tertidur lagi selama perjalanan. Setelah mengeluarkan bagasi, nama kami satu persatu disebut dan diantarkan ke kamar dormitory oleh ‘buddy’ kami.

Nama saya disebut, namun sayangnya buddy saya berhalangan hadir. That is fine, karena buddy saya sudah menghubungi saya jauh hari dan menyampaikan dirinya berhalangan hadir. Akhirnya salah satu buddy lain mengantarkan saya ke kamar dorm saya.

Memasuki gedung dorm, saya (dan ternyata) buddy saya dibuat pusing, untuk memasuki dorm, diperlukan menekan tombol (saat itu saya tidak tahu, later I knew that it was the Student I’d number) kemudian menempel fingerprint, barulah pintu terbuka. Bangunan dormitory yang saya tempati adalah dormitory pria (pria-wanita dipisah) < (later I will understand that my instict is very strong hahaha) dan bangunan dorm itu setinggi 15 lantai, semacam apartemen lah. sampai di depan kamar, ternyata buddy yang mengantarkan saya juga cukup bingung, karena untuk masuk ke kamar, diperlukan pin (tidak ada kunci kamar, melainkan pin kamar) akhirnya terbukalah pintu itu karena bantuan dari dalam (apaan sih ini tulisan, lebay (-_-) ) hahaha.

Seseorang chinese membuka dan greets us, later saya akan mengetahui bahwa dia adalah roommate saya. Buddy tadipun menjelaskan bahwa saya akan tinggal di sini, dan saya dari indonesia, diapun menyambut saya dan menanyakan

“bisa bahasa korea?” | “No” | “chinese” | “no”

kemudian si buddy menjelaskan ke dia dalam bahasa korea yang intinya menyatakan saya hanya bisa bahasa inggris. Sayapun menanyakan

“can you speak english” | “only a little”

Okay, only a little sudah merupakan lebih dari cukup bagiku. It drives me crazy that every korean that I met before also asks the same question (kebanyakan mahasiswa di sini dari china).

Memasuki kamar, saya bagaikan orang tersesat. “Trus aku ini ngapain, hmmm, okelah unpack dulu deh” (later I will know bahwa you are compeletely lost without your buddy!). Unpacking: DONE! Dan sayapun membuka laptop, ingin segera mencicipi internet tercepat di dunia. Kemudian akupun bingung, ternyata kabel LAN adalah perlengkapan pribadi yang harus dipersiapkan sendiri sebelumnya. Oh tidak! Bagaimana aku terhubung internet? Sekitar 30 menit saya buang untuk mencoba SSID Wifi yang sangat banyak, namun ternyata semuanya berpassword atau memerlukan ID login. Akhirnya sayapun bertanya pada roommate saya,

“where can I buy the LAN Cable? Do they sell it here?”

“Uuuuuuuum what? I don’t understand, I cannot really hear it”

“The internet, cable”

“Huh?”

“The internet, cable” *sambil nunjuk nunjuk kabel lan yang nancep di laptop dia dan ke port lan*

“Ooooooo”

Kemudian diapun membuka lacinya, dan ternyata dia memiliki spare cable😀 niceeee

Akhirnya sayapun mulai beraktifitas dengan internet di sini, hal paling awal yang saya lakukan adalah: “Mencari Kiblat!”. Well, do not expect to have “stiker arah kiblat” di langit langit langit, laci, atau tepi ruangan di sini, YOU WILL NOT FIND IT! Setelah berkutat mencari lokasi sambil mengangkat2 galaxy tab untuk mendapatkan sinyal gps, akhirnya saya mendapatkan lokasi gedung dan menyamakan arahnya, phew, what a relief!

Setelah beberapa lama membisu, akhirnya ada roommate lainnya yang memasuki kamar, dia dari kamar sebelah. Agar tidak membingungkan, model kamar saya adalah seperti apartemen, jadi dalam satu apartemen terdapat 3 kamar yang masing masing kamarnya terdapat 2 orang, dan memiliki semacam ruang tengah. it is not the studio type like a boarding house, or most dormitory in indonesia does have. Back to the topic, diapun menyambut aku, dan kami berkenalan. Ternyata dia benar benar tidak bisa berbahasa inggris, sehingga sangatlah sulit bagi kami untuk bicara.

Finally, I have found the solution! Langsung saja saya membuka browser di laptop, kemudian membukaaaa “Google Translate!”. Yep! Kehadiran google translate dan full language pack di laptop saya benar benar sangat membantu! Saya dan mereka akhirnya asyik ngobrol (tentunya dengan perantara laptop) saling mengetik saat bicara. Honestly, it was ridiculous! But, well, that works! I can talk to them and I really feel happy about it, mereka sangat welcom dengan saya.

Beberapa hal banyak saya ceritakan dan merekapun banyak menceritakan berbagai hal kepada saya, sayapun banyak mengerti tentang kehidupan di kampus ini dari mereka, I am very glad to have a very nice roommate!

***

Kalau mau dijadikan iklan mungkin tagline nya kaya gini: “I was lost in translation but google translate helps me well :D” aahahha. Tapi tentunya saya tidak ingin proses komunikasi kami dilakukan dengan google translate saja, it has been a “rahasia umum” bahwa translate dari google translate adalah “so so”, sehingga saya ingin segera cepat bisa berbahasa korea untuk dapat berbicara dengan mereka!

Tips from me : – Belajarlah bahasa yang digunakan di tempat tujuan anda! It really helps! English only is not adequate! – learn chinese! Yep! Sekarang saya benar2 merasakan bahwa bahasa mandarin juga penting untuk dipelajari, karena wherever you are on this earth you will find the people who speaks it (well tapi prioritas no. 1 tentunya bahasa inggris dahulu) – do not be shy to do sime attractions hahaha, I mean “bahasa isyarat” but you should think of the simpler ones hahaha – bahasa inggris yang anda gunakan di sini adalah “bahasa inggris sebagai bahasa internasional”, mengingat bahasa inggris bukanlah bahasa native mereka, so, gunakanlah vocabulary yang simple, struktur kata yang mudah dimengerti, bahkan: Hancurkanlah grammar anda! Karena ternyata dengan grammar aneh, malah lebih mudah dimengerti (lho?) < Those are only my opinion, ndak ada risetnya lhooo jadi ndak kredibel sih hehehe. Naah I was just trying to share it.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s