Indomie… Seleraku

안녕 ^^

kali ini saya akan menulistentang salah satu “failover” atau biasa disebut “Plan B”

loh, kenapa perlu Plan B?

Jadi, selama menempuh studi di sini, saya tinggal di dormitory kampus yang dalam fasilitasnya termasuk makan 3x sehari yang terjadwal dan menunya “random” meskipun dimodel buffet-style.

Hah? Random? maksudnya?

Terkadang menu yang tersedia biasa biasa saja, dan “eatable” seperti sayur, nasi, roti (jika breakfast). Kadang kalau lagi hoki, menunya adalah ikan /seafood *biasanya kalo menu gini langsung mengucap hamdalah sambil menangis haru ㅠ ㅠ* *lebaaaay* tapi kadang kalo lagi ga hoki (seperti hari ini) menu yang tersedia benar benar sulit dan ga bisa dimakan (pork, kimchi ekstra cuka, sayur bak rumput) biasanya kalo udah kaya gini saya dan teman exchange di sini yang juga muslim, mei langsung “mengheningkan cipta”. T_T

noh, kalo udah tau kaya gitu, kenapa ga makan di luar aja? atau masak sendiri?


pengennya sih gitu, tapi makan di luar juga masih bingung pesennya, isi menunya apa😐 kalau masak sendiri, juga kemahalan bahan bahannya.

Okay, sepertinya sudah melenceng dari judul, (masih nyambung juga sih). karena unfortunate event hari ini, akhirnya saya memutuskan untuk makan malam dengannn…

Indomie, seleraku!

(sayangnya) sayang oh sayang malang… saya sangat unprepared dalam keberangkatan saya. jadi saya ga bawa apa apa ke korea, bagasi cuma kepake 23 Kilo dari 40 Kilo #sedihseru

jadi, saya rinci kebutuhan ber-indomie di korea selatan ^^

Perlengkapan Ber-Indomie😀

* Indomie Goreng (KRW 500-600) a.k.a 4000-4800 rupiah perbiji *hiks

saya beli indomie ini di masjid setelah sholat jumat, selain beli di masjid, bisa juga beli di asian mart.

daaan.. ada hal berbeda di Indomie ini, ada embel embel “Export Product” instead of “Dengan Bawang Goreng” yang biasa ada di indomie kita. wetsss… perasaannku mulai “menggelitik” ini. ternyata indomie ini ga ada bawang gorengnya, dan bumbunya lebih sedikit. *rasanya pun jadi biasa saja*

* Wadah untuk masak, yang bisa dipake di microwave (KRW 4800)

Mahaaaaaaal T.T tapi karena kelaparan apalah dikata, beli saja deh. tapi memang harus kuakui bahannya bagus banget, kedap udara, bahannya tebal.

*Garpu! (KRW 500)

trus mau pake sumpit gitu? wegah nggawe sumpit, mangan indomie ae kok nggawe sumpit (Tidak mau ah pake sumpit, makan indomie saja kok pake sumpit segala)

Biar lebih asyik saya ceritakan secara kronologis pembuatan indomie saya.

jadi, langkah pertama yang saya lakukan adalah

Memasukkan indomie ke wadah, dan menambahkan air panas dari dispenser purifier dormitory. karena di kamar tidak diperkenankan membawa peralatan masak, dormitory menyediakan microwave gratisan yang bisa dipake, tapi letaknya di lantai 1. *sementara kamar saya di lantai 7* maka berangkatlah saya menunggu lift dengan membawa wadah yang semakin lama semakin membara (-_-) *sungguh gigih  sekali perjuanganmu demi indomi*

langkah berikutnya adalah membuka penutup, memasukkan wadah ke microwave, set ke 3 menit, tunggu

untung aja ruangan tempat microwave (rest room a.k.a semacem lounge) lagi sepi, sehingga tidak perlu ada yang melihat ke-udikan saya menggunakan microwave untuk pertama kali dalam hidupnya wkwkwk :p

Ctingg, ayey! mi gorengnya sudah matang!

tunggu dulu, saya harus mengeluarkan wadah itu dan menutupnya kembali…

ya betul, kembali ke lantai 7 (-_-) sambil sedikit melakukan atraksi, karena tenryata wadahnya sangat panas, sampailah saya di kamar dan menikmati indomie export product😀

memang bener lah iklan indomie ini, indomie, seleraku!

(ini ndak ngiklan loh ya, cuma curahan hati saja) :p

This is it! indomie Export Product

This is it! indomie Export Product

4 thoughts on “Indomie… Seleraku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s