“Lucunya Provider Indonesia” : kisah lucu saya dengan provider “favorit” saya

Preface…

Kisah lucu ini berawal ketika saya berkesempatan untuk studi singkat di negara “adidaya internet” di asia, Korea Selatan. Previously, saya adalah pelanggan dua provider di Indonesia, Telkomsel pada ponsel Nokia saya (untuk telepon dan sms), kemudian Three pada Tablet yang saya gunakan (yang pada akhirnya menjadi ponsel utama saya selama berkelana di negeri orang). It’s fun ‘though, having to use a very big phone everywhere I go. Tak terhitung berapa kali roommate, classmate, bicara kepada saya “wow, big phone” LOL.

okay, back to topic, pada kalanya langganan three sebagai “nyawa” tablet yang saya gunakan bagaikan bulan madu,

  • kecepatan yang saya peroleh 3,6 Mbps fullspeed (BACA: Fullspeed!),
  • sinyal yang… ya begitulah (saya paham betul, sinyal three tidaklah sebagus telkomsel, terbatas di kota besar, but I don’t see that as a threat, given the fact. I only mobilize within Surabaya ONLY! << sedihnya hahaha) toh juga saya hanya mahasiswa yang menggunakan tablet itu untuk ngeksis tanpa adanya keperluan bisnis whatsoever he he.
  • Kuota Akumulatif! dahulunya Telkomsel belum punya fitur ini, dan sangat bahagianya saya, karena langganan 2GB perbulan saya ternyata tidak habis dan sayang sekali jika kuota itu terbuang percuma…
  • Sinyal di rumah saya, dan kampus bagus! ini yang paling penting

Bagaimana? bulan madu kan? begitu menariknya hingga akhirnya saya pastikan nomer three saya tetap nyala setelah hampir enam bulan berada di luar indonesia, dan (cerobohnya) dengan pe-de nya saya aktifkan paket data 2GB seperti biasa 3 hari sebelum saya land di jakarta (biasa lah… pingin ngeksis ha ha ha, masa landed masih bingung cari wifi lemot di arport jakarta, mati gaya dong kkk).

it turned out to be wrong…

setibanya di jakarta, saya gunakan layanan data three tadi, sinyal yang saya dapat H+ (Ha plus… HSPA+ yaa!) tapi speed nya lambat. lho kok, sedikit kecewa, dalam hati saya hanya bergumam (ah mungkin ini cuma internet shock saja, cuih songong banget habis internetan di korea, mungkin juga di airport, traffic nya padat).

ternyata salah juga…

setibanya di rumah, ternyata 6 bulan tak pulang pulang laksana abang toyib, sinyal indah itu juga telah menghilang. untuk online di rumah, saya harus nangkring di teras depan (lebay) dan sinyal akan hilang ketika berada di kamar😐

akhirnya, bulan madu bersama Three sudah berakhir.

another twist ending, mikrofon ponsel nokia saya sepertinya sudah tidak berkerja dengan baik.

Akhirnya saya putuskan untuk menggunakan telkomsel tadi sebagai nomor telepon, sms, dan data di tablet

Ya, Tablet tadi akhirnya menjadi ponsel utama saya (juga) di Indonesia.

“The Savior”

Agnes_Telkomsel

Wuidih, tawarannya sip banget! 7,2 Mbps 2GB segitu murahnya!

and yeah, it works to bedazzle me. saya putuskan dengan lebih matang untuk menggunakan layanan data simpati (setelah pernah dikecewakan dulunya).

sebulan menggunakan, tidak merasakan masalah, hanya saja cukup heran, kok rasanya lebih lambat daripada tri dulu. dalam hati, “ah wajar aja kali ya? namanya juga up to 7,2 Mbps nya Indonesia, Telkomsel lagi yang sudah notorious hingga laman wikipedia dalam bahasa indonesia juga diedit . hal itu cukup mengusik saya, tetapi dengan sinyal yang fullbar melulu, saya masih kalem menanggapinya.

not until kakak saya dan sepupu saya akhirnya beralih ke samsung juga, meninggalkan Nokia. tentunya, “wajib” hukumnya mengaktifkan layanan data. sayapun menyarankan pakai telkomsel saja, toh hampir sekeluarga sudah pakai telkomsel dan paketan telkomsel yang tadi juga oke banget. setelah diaktifkan, saya coba internetan di sana, dan… internetnya terasa lebih cepat. hingga akhirnya mulai mengusik kekaleman  saya tadi, hingga akhirnya saya coba tes kecepatan di antara keduanya….

yap! kejadian itu bikin saya naik pitam (nggak segitunya juga sih, lebay banget). tapi ya… begitulah, hingga saya coba swap nomer. tetap saja, speed yang saya peroleh di-cap maksimum 512 Kbps simetris. orang (maaf) geblek juga bakalan tahu lah dari video di atas, yang di tab itu lambat banget internetnya, compared di sebelahnya. FYI, keduanya pake paket yang sama lho! yang membedakan adalah nomer yang di Galaxy S3 itu baru aktif, sementara nomor saya (di tab) adalah pelanggan super setia (Baca: Terlalu setia) pakai telkomsel sejak hampir 6 Tahun yang lalu. ENAM TAHUN !

tulisan ini bukan persuasif dan menjustifikasi pandangan saya lho. but please, take a look at my speedtest! notice something weird? awal speed test, speed yang didapat burst. sesuai dengan yang sebelah. tapi anehnya langsung turun kesekitar 512 Kbps, menciptakan “atap” yang datar (perhatikan speed). apa ndak aneh?

and please…. the gap between 7.372 Kbps and 512 Kbps is just f-ing different! berdalih up to? lha kok bisa sebelahnya seperti itu? *mulai emosi*

 

The Conflict…

Dear Reader, Dear Telkomsel.

video di atas yang saya buat adalah video yang saya buat setelah fed up dengan ketidakpuasan saya thd layanan telkomsel, khususnya Telkomsel Flash. tulisan ini bukan untuk menjelek jelekkan provider, tapi menunjukkan keadaan sebenarnya saja, dan tumpahan kekesalan saya karena saya sudah diping-pong 188 dan GraPari yang kerapkali memberikan PHP bahwa 3×24 jam akan beres. no, it was not working right.

alkisah, saya sudah protes melalui call center 188, masih belum beres, dari email, masih belum beres, hingga balasan email menyarankan saya ke grapari.

oke, saya ke grapari

sebelum ke grapari, saya tahu betul dan hampir hapal betul seperti apa SOP troubleshooting permasalahan saya (karena sudah telpon berkali kali, ga beres beres!) akhirnya saya bawa dua tab, paketan sama.

saya tunjukkan ke CSO Grapari yang bertugas. saya tunjukkan, dan yap! terjadi sama seperti di video (pada saat itu, sim card simpati saya adalah sim card yang lama, seingat saya, saya sudah meng-upgrade di tahun 2007 karena dahulu sempat blank sinyal karena simcard rusak). CSO Grapari menyarankan untuk tukar, mungkin device nya yang bermasalah (dalam hati : Hellloowwww, sudah pernah saya coba). oke saya lakukan itu. dan…. CSO nya cukup tercengang, speed yang didapat di tab saya menggunakan nomor simpati baru dapat 2 Mbps di tab saya, dan di tab satunya tadi, flat. 512 Kbps.

Akhirnya, CSO melihat sim card saya

“wah ini sim card lama kak”

“iyalah, saya sudah langganan daridulu mas”

“oke, sepertinya sim card anda perlu diganti, apakah anda bersedia”

ok

awalnya saya kira juga demikian… mungkin sim card saya terlalu lama ya?

setelah paperwork selesai, sim card saya diganti ke yang baru, dan dapat langsung dipakai.

lalu saya coba speedtest lagi… masih di depan CSO tadi.

yep… still…. 512 Kbps….

CSO tadi memasang wajah flat, bingung. saya apalagi, awkward moment lah… saya tanyakan, lho tetap begini…

CSO said “iya, tapi di sistem kami, nomor anda normal saja”

and yes, I finally went home throwing unpleasant “thank you” to him

 

kalau saya recall, mungkin sudah hampir 2 bulan lalu saya ke grapari itu, dan hingga sekarang ya, masih gini gini aja.

itulah kenapa akhirnya saya tulis saja di blog saya. where else to go should i solve this problem?

 

The data

Biar lebih bonafit… ini data teknis jaringan saya

C D

 

perhatikan “Negotiated QOS”, kiri, nomor simpati saya, kanan nomor simpati saya yang lain, yang saya gunakan di BlackBerry. tanpa langganan data.

notice kan? yang kiri memang hanya 512, dan kanan 8640. yaiyalah…. ke-cap 512, gitu di jaringannya bilang baik baik saja. kiss ma ***!

Kenapa menulis ini

Yaaa, karena saya terpaksa.

coba ke grapari sudah beres, udah deh, ga bakalan saya repot repot beginian. pelanggan resmi, bayar mahal dapet lemot. sementara pengguna trik seperti ini dapet speed cepet. capek deeeh (-_-)

Solusinya bisa saja simpel, ganti nomor simpati baru. weittts, enak banget lu kalo ngomong. inget ga? saya bilang saya sudah langganan 6 tahun?

enam tahun ya nomor saya sudah saya gunakan di mana mana, rekan rekan tahunya saya pakai nomor itu, layanan banking, semua services saya juga sudah binded ke nomor utama itu. ganti nomer? kiss ma ***!!

and one more thing!

tulisan ini saya buat untuk menunjukkan struggle saya, bagaimana konsumen harus smart! dan ternyata di sini (maaf) terbukti provider tidak smart. CSO, call center, semuanya kaya robot. (yeah I know the damn SOP, tapi mana? customer service mestinya kasih solusi laaah). mana juga SLA, QOS jelas dari Telkomsel? nihil, cuma tulisan Up To. mana? mana kejelasan layanannya.

maaf aja ya, in my opinion namanya pembohongan publik aja bikin iklan up to 14.4 Mbps untuk pascabayar dan 7.2 Mbps untuk prabayar tapi dapetnya separuh dari itu aja gak dapet, sementara “binded” customer seperti saya, pelanggan lama, pelanggan setia have nothing to do.

Dear Telkomsel, sekali lagi saya tekankan, tulisan saya hanyalah tulisan keluhan, bukan menjelek jelekkan. seperti ini adanya.

Dear reader yang jago IT, Network admin telkomsel, atau yang kerja di telkomsel. what should i do?

2 thoughts on ““Lucunya Provider Indonesia” : kisah lucu saya dengan provider “favorit” saya

  1. arie berkata:

    Saya sdh mmbaca bbrapa blog anda,,kalau begitu menurut anda ponsel/gadget serta provider apa yang nyaman digunakan saat berada dikorea??
    Kalo pake BB gmn?,kalo pake tab gmn?

    • Aji berkata:

      Hi arie,
      Dari pengalaman saya, ponsel apapun asalkan sudah android, unlocked, mendukung 3g 2100 mhz. semestinya sudah ok digunakan di korea. Atau dapat juga menggunakan iphone yang factory unlocked.
      Provider yang dahulu saya gunakan juga sudah bagus, SK telecom, atau dapat juga memilih olleh (kt freetel) sebagai pilihan lain.

      Menurut saya, penggunaan blackberry sebagai ponsel utama di korea kurang nyaman, karena sangat jarang orang menggunakan bb di korea, namun jika anda tetap ingin tehubun melalui blackberry, anda dapat juga menggunakan blackberry aktif melalui wifi seperti yang dahulu saya lakukan, untuk mendapat sinyal wifi di mana mana, anda juga dapat menyewa / transfer subscribtion / beli wifi egg (mis. Olleh egg).
      Menggunakan tab juga sudah ok, pastikan tab tsb dapat digunakan telpin dan sms juga, pengalama saya dahulu juga ,menggunakan tab sebagai ponsel utama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s